Apa itu Fotografi ?

April 08, 2017 Unknown 0 Comments

  • PHOTOGRAFI

Hello… sobat fotografi kali ini kita akan bahas tentang apa itu photografi, photografi merupakan cabang ilmu seni yang menggunakan alat digital berupa kamera, ada perlu banyak seluk beluk

tentang ilmu photografi secara istilah.. yaitu Fotografi ( Photography ) berasal dari kata Photo (Cahaya) dan Grafo ( menulis / melukis ), sehingga dapat diartikan bahwa fotografi adalah suatu teknik melukis dengan cahaya.

Atas dasar tersebut, jelas bahwa cahaya sangat berperan penting dan menjadi sumber utama dalam memperoleh gambar (tanpa cahaya tidak akan ada hasil foto).

dan photografi memiliki begtu banyak cabang ilmu yang perlu anda ketahui diantaranya adalah teknik pengambilan gambar anda bisa mengunjungi  jenis-jenis shot dan pengambilan gambar  selain teknik pengambilan gambar anda perlu mengetahui bagaimana teknik merekam vidio yang benar dengan teknik photografi agar hasilnya memuaskan.

KAMERA SLR
Nah .. seperti yang saya jelaskan singkat diawal pengenalan tentang photografi,

yaitu tentang sebuah cabang ilmu seni yang menggunakan alat digital seperti kamera, dan dalam dunia photografi ada yang dinamaknya alat bantu digital.

untuk menghasilkan sebuah karya gambar digital yang keren, dan alat itu adalah sebuah kamera,
yaa kamera para photografer biasa 
menggunakan   kemera SLR atau (Single Lens Reflex) untuk menghasilkan karya digitalnya.

Kamera SLR ( Single Lens Reflex ) atau Kamera D-SLR ( Digital) merupakan kamera dengan jendela bidik ( Viewfinder ) yang memberikan gambar sesuai dengan sudut pandang lensa melalui pantulan cermin yang terletak di belakang lensa.

Pada umumnya kamera biasa memiliki tampilan dari jendela bidik yang berbeda dengan sudut pandang lensa karena jendela bidik tidak berada segaris dengan sudut pandang lensa.

Fotografi berkaitan erat dengan cahaya (jadi untuk menghasilkan sebuah foto diperlukan adanya cahaya, tanpa ada cahaya maka tidak akan ada foto), maka kamera berfungsi untuk mengatur cahaya yang ditangkap image sensor ( sensor gambar pada kamera digital atau film pada kamera konvensional ). 
Untuk mengatur cahaya, terdapat 2 hal mendasar dalam kamera, yakni Shutter Speed (Kecepatan Rana) dan Aperture (Diafragma).

LENSA

Oke sobat insi kita berlanjut pada ilmu dibahas dalam photografi yang amat-sangat anda ketahui yaitu mengenai LENSA, kalau tadi pengenalan tentang kameranya dan ini kita bahas

lebih detail mengenai LENSA dan pengetahuan tentang lensa lebih jauh seperti kita bahas adalah panjang lensa.

macam-macam lensa dan beberapa ilmu mengenai lensa lainya .
Langsung saja kita kepenjelasan berikut.

Dalam fotografi, lensa berfungsi untuk memokuskan cahaya hingga mampu membakar medium penangkap (film). Di bagian luar lensa biasanya terdapat tiga cincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma, dan cincin fokus.


PANJANG LENSA

Panjang lensa biasa disebut Focal Length, dengan kita memahami panjang suatu lensa, memotret situasi apapun kita siap dan tau teknik apa yang harus digunakan.
Panjang lensa mempengaruhi:

a.  JARAK pemotretan
b.  SUDUT pandang
c.  PEMBESARAN
d.  FASILITAS BUKAAN DIAFRAGMA
LENSA KHUSUS :
a.  Lensa Makro (biasa disebut Macro Lens)
b.  Penambahan panjang lensa (biasa disebut Tele Converter atau Extender)
c.  Lensa pengoreksian perspektif pada subjek
d.  Lensa Lunak (biasa disebut Soft Focus Lens)
dan ini Ada beberapa Macam-Macam Lensa :


Lensa Standart. Lensa ini disebut juga lensa normal. lensa yang Berukuran 50 mm dan memberikan karakter bidikan natural.  

Lensa Sudut Lebar (Wide Angle Lens).
Lensa jenis ini dapat digunakan untuk menangkap subjek yang luas dalam ruang sempit. Karakter lensa ini adalah membuat subjek lebih kecil daripada ukuran sebenarnya. 

Dengan menggunakan lensa jenis ini, di dalam ruangan kita dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengan lensa standar. Semakin pendek jarak fokusnya, maka semakin lebar pandangannya. Ukuran lensa ini  beragan mulai dari 17 mm, 24 mm, 28 mm, dan 35 mm.

Lensa Tele. 
Lensa tele merupakan kebalikan lensa wide angle, Fungsi lensa ini adalah untuk mendekatkan subjek, namun mempersempit sudut pandang. Yang termasuk lensa tele adalah lensa berukuran 70 mm ke atas.

Karena sudut pandangannya sempit, lensa tele akan mengaburkan lapangan sekitarnya, Namun hal ini  tidak menjadi masalah karena lensa tele memang digunakan untuk mendekatkan pandangan dan memfokuskan pada subjek tertentu.

Lensa Makro.
Lensa makro biasa digunakan untuk memotret benda yang kecil. lensa ini ukurannya cukup besar dan biasa digunakan untuk pemotrtan pertandingan sepak bola pemotretan pemandangan dari jarak jauh, karena lensa ini jarak zoom outnya cukup jauh jadi biasa digunakan untuk pemotretan jarak jauh.

Lensa Fish Eye.
Lensa fish eye adalah lensa wide angle dengan diameter 14 mm, 15 mm, dan 16 mm. Lensa ini memberikan pandangan 180 derajat. Gambar yang dihasilkan melengkung.

Lensa Zoom.  
Merupakan gabungan antara lensa tandar, lensa wide angle, dan lesa tele. Ukuran lensa idak fixed, misalnya 80-200 mm. Lensa ini cukup fleksibel dan memiliki range lensa ang cukup lebar. Oleh karena itu lensa zoom banyak digunakan, sebab pemakai tinggal memutar ukuran lensa sesuai dengan yang dibutuhkan.

FOKUS
Fokus adalah bagian yang mengatur jarak ketajaman lensa sehingga gambar yang dihasilkan tidak berbayang (blur).


SHUTER SPEED
Shutter speed atau kecepatan rana merupakan kecepatan terbukanya jendela kamera sehingga cahaya dapat masuk ke dalam image sensor. Satuan dari pada shutter speed adalah detik, dan sangat tergantung dengan keadaan cahaya saat pemotretan. Semisal cahaya terang pada siang hari, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih cepat, semisal 1/500 detik.

Sedangkan untuk malam hari yang cahayanya lebih sedikit, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih lama, semisal 1/5 detik. Hal ini sekaligus menjelaskan mengapa foto pada malam hari cenderung buram, bahwa shutter speed yang lebih lambat memungkinkan pergerakan kamera akibat getaran tangan menjadikan cahaya bergeser sehingga foto menjadi buram / blur.

APERTURE
Aperture atau diafragma merupakan istilah untuk bukan lensa. Aperture ini diibaratkan sebagai jendela, maka diafragma adalah kiray / gordyn yang dapat dibuka atau ditutup untuk menyesuaikan banyaknya cahaya yang masuk.

Pada kamera aperture dilambangkan dengan huruf F kecil dan dengan satuan sebagai berikut:
f/1.2 | f/1.4 | f/1.8 | f/2.0 | f/2.8 | f/3.5 | f/4.0 Dst…
Semakin kecil angka satuan maka akan semakin besar bukaan lensa (f/1.4 lebih besar bukaannya dibandingkan dengan f/4.0, f/2,8 lebih besar bukaannya dibandingkan dengan f/16).

Jadi, korelasi antara shutter speed dan aperture adalah bahwa semakin besar bukaan lensa maka shutter speed akan semakin cepat, sebaliknya semakin kecil bukaan lensa maka shutter speed akan semakin melambat.

Keterangan
perhatikan perbedaan rentang ruang tajam pada ketiga foto diatas. Pada bukaan diafragma besar ruang tajamnya lebih sempit dan demikian seterusnya.

Tips
Gunakan bukaan besar (angka f kecil) untuk mengisolasi background yang mengganggu. Gunakan bukaan kecil (angka f besar) untuk pemotretan landscap (pemandangan)

0 komentar: